Narasi Eskatologis dalam Q.S Al-Qariah: Studi Komparatif Tafsir Mafatih al-Ghayb dan al-Tahrir wa al-Tanwir
Keywords:
Eschatology, Q.S Al-Qariah, Mafatih al-Ghayb, al-Tahrir wa al-TanwirAbstract
Kajian tentang hari akhir telah menjadi fokus dari berbagai agama yang ada di dunia. Pada abad ke-19, hal-hal yang berkaitan tentang hari akhir terutama kematian dan adanya kehidupan setelahnya disebut dengan istilah eskatologi. Dalam agama Islam, kajian tentang iman kepada hari akhir menjadi tema sentral dalam Al-Qur’an yang merefleksikan dimensi teologis dan moral ajaran Islam. Surah al-Qa>ri'ah secara eksplisit menghadirkan narasi eskatologis melalui bahasa retoris dan simbolik yang kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi eskatologi dalam Surah al-Qa>ri'ah serta mengomparasikan penafsiran Fakhruddin al-Razi dalam Mafātīḥ al-Ghayb dan Ibnu 'Asyur dalam al-Tahrīr wa al-Tanwīr. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan komparatif-analitis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik al-Razi maupun Ibnu Asyur keduanya sepakat menafsirkan surah al-Qa>ri'ah sebagai narasi eskatologis yang menegaskan kedahsyatan kiamat, kehancuran kosmik, dan keadilan Tuhan dalam penimbangan amal. Perbedaannya terletak pada penekanan metodologis: al-Razī lebih argumentatif-teologis, sedangkan Ibnu Asyur menonjolkan dimensi retoris, balaghah, dan visualisasi sosial-eskatologis bercorak ada>bi wa ijtima>i.
