Relevansi Tafsir Maudhu’i dan Tafsir Muqaran Terhadap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Keywords:
Metodologi Tafsir, Riset Al-Qur’an, Integrasi Metode, Tafsir Maudhu’i, Tafsir MuqaranAbstract
Artikel ini mengangkat topik tentang penggabungan dua pendekatan utama dalam studi tafsir Al-Qur’an, yaitu tafsir maudhu’i (tematik) dan tafsir muqaran (komparatif), serta pentingnya dalam pengembangan penelitian Al-Qur’an di zaman modern. Tafsir maudhu’i menitikberatkan pada eksplorasi ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan tema tertentu secara menyeluruh, sedangkan tafsir muqaran menganalisis ayat dengan membandingkannya dengan ayat lain, hadis, dan pandangan para mufasir demi mendapatkan pemahaman yang lebih kritis dan mendalam. Kedua metode ini memiliki potensi yang besar dalam mengatasi masalah-masalah keagamaan, sosial, dan akademis di era sekarang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan maudhu’i menawarkan kerangka analisis tematik yang terstruktur dan sesuai dengan isu-isu terkini, sementara pendekatan muqaran memberikan perspektif yang lebih luas melalui interaksi antar-teks dan antara penafsiran. Kombinasi kedua metode ini menciptakan cara tafsir yang lebih luwes dan kontekstual, serta dapat diterapkan dalam riset akademik, studi lintas disiplin, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil ini menegaskan bahwa perpaduan maudhu’i dan muqaran adalah model penafsiran Al-Qur’an yang berharga untuk pengembangan ilmu dan memenuhi kebutuhan praktis masyarakat.
